
Guna Mencegah Korupsi, Kejari Kabupaten Pasuruan, Gencarkan Program Jaga Desa
BERITA
PASURUAN, Harnasnews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi dalam menjalankan program Jaga Desa tujuan ini guna mencegah korupsi dalam pemgelolaan dana desa pada hari Selasa (25/02/25).
Program Jaga Desa sendiri, dengan menggunakan aplikasi khusus yang hanya dapat diakses oleh kepala desa dan operator desa. Melalui aplikasi tersebut operator desa wajib menginput seluruh penggunaan dana desa secara transparan.
Program ini merupakan inisiatif Kejaksaan Agung ini telah disosialisasikan sebanyak empat kali, saat ini kegiatan terbaru berlangsung di Kecamatan Beji.
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan, Ferry Hary Ardianto, menegaskan bahwa dengan data yang lengkap dan akurat, potensi penyalahgunaan dana desa dapat ditekan secara signifikan.
Sementara itu, Kejari Kabupaten Pasuruan akan memberikan peringatan tegas kepada desa yang tidak menginput data penggunaan dana desa. Langkah ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa.
“Jika ditemukan kendala atau ketidaksesuaian dalam pelaporan dana desa, kejaksaan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Ferry dalam kegiatan sosialisasi di Kecamatan Beji.
Kejari berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh dana desa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Selain meningkatkan transparansi, program Jaga Desa juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi kepala desa dan perangkat desa mengenai pengelolaan dana desa yang baik dan sesuai aturan,” terangnya.
Kejari menilai bahwa pemahaman yang baik terhadap pengelolaan dana desa akan membantu desa dalam menjalankan pembangunan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Semoga melalui program ini, Kejari Kabupaten Pasuruan berharap setiap desa dapat menjalankan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab,” papar Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan.
Program tersebut diharapkan mampu mengurangi penyalahgunaan dana desa serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
“Jaga Desa bukan sekadar sistem pengawasan, tetapi juga bentuk komitmen untuk memastikan setiap desa di Kabupaten Pasuruan berkembang dan masyarakatnya merasakan manfaat maksimal dari dana desa,” pungkas Ferry.(Hid)